Ramadhan tahun 2013 tepat berakhir pada hari ini, hari lebaran. Iya hari lebaran ini adalah pertanda bahwa ramadhan telah berakhir. Walaupun
gua puasa hari pertama aja tapi gua gak mau ketinggalan masalah lebaran. Buktinya lebaran ini gua udah punya pakaian baru gak banyak sih tapi kerenlah untuk ukuran yang cuma dapet puasa sehari.
gua puasa hari pertama aja tapi gua gak mau ketinggalan masalah lebaran. Buktinya lebaran ini gua udah punya pakaian baru gak banyak sih tapi kerenlah untuk ukuran yang cuma dapet puasa sehari.
Demi memperlancar hari terakhir puasa di tahun ini gua mencoba untuk meditasi sambil intropeksi diri biar dikira alim Seperti tahun yang sudah – sudah. Apakah ramadhan yang gua lalui ini lebih oke dari tahun sebelumnya atau bahkan lebih buruk. Gua mencoba meditasi dikamar, karena meditasi itu memerlukan ketenangan. Lagi asik – asiknya meditasi, udah mau fly lah bahasa gaulnya. Semua buyar, rusak karena suara motor beriringan. KONPOI. kenapa kenapa eh kenapa. Kata Tanya itu gua ulang terus sebagai pembuktian kalo gua ini heran banget dengan keadaan masyarakat Indonesia terutama di daerah gua. Kenapa dalam setiap perayaan harus dirayakan dengan konpoi. Jika kalian tidak mengetahui arti konpoi gua jelasin dikit deh. Konpoi itu adalah kegiatan berkendara secara bersama – sama. Hari kelulusan, hari raya idul fitri, tahun baru sering dirayakan dengan konpoi.
Sesuai catatan gua tentang masalah kelam peng-eksekusian. Apakah tidak ada cara perayaan yang lebih dewasa dan cerdas. Mungkin ini sudah membudaya di Indonesia dan mungkin catatan ini gak telalu berpengaruh untuk merubah budaya itu. Dan gua juga gak terlalu berharap jauh sih dengan effect catatan ini. Tapi gua cuma mau nyampaiin pendapat aja . dan satu – satunya yang selalu menerima pendapat gua adalah blog gua, blog catatan harian gua ini. Gua gak peduli ini di baca atau tidak, karena catatan ini cuma bentuk penyampain pendapat gua aja. Cumpah cius cuih
Gua buat catatan ini tepat pada malam sebelum hari raya idul fitri tapi baru bisa posting hari ini. Awalnya gua gak kepikiran mau buat ini catatan, tetapi karena letak rumah yang di pinggir jalan dan tepat di persimpangan membuat gua tertegun melihat aksi perayaan yang membudaya di Indonesia. Uniknya setelah gua perhatikan, setiap orang ini bukan anak muda saja. Orang tua, anak kecil dan abg banyak banget yang konpoi. Ada yang naek mobil ada juga yang bawa motor. Yang bawa motor juga kurang menghargai “kami” penduduk yang tinggal di pinggir jalan raya. Betapa tidak mereka mengunakan knalpot dengan suara super aneh yang membuat polusi pendengaran. Yang lebih anehnya lagi pada saat konpoi mereka gak mengumandangkan takbir tahlil dan tahmid. Jadi apa fungsinya dari konpoi itu? Ada sih yang mengumandangkan takbir tahlil dan tahmid tapi itu minoritas.
![]() |
| happy ied mubarak |
Sudahlah mungkin ini penilaian gua secara subjektif sebagai penduduk yang tinggal di tepi jalan. Mungkin mereka yang konpoi punya penilaian sendiri yang menurut mereka baik.
Oiya btw, hari ini lebaran ya? gua oki ade putra penulis catatan harian gua sendiri, mohon maaf jika selama 12 kali gua posting di http://rotikuning.blogspot.com yang dulu memiliki nama http://okineutron.blogspot.com menyinggung kalian. Ini blog hanya untuk melatih menulis dan mengisi waktu luang aja. Jadi sekali lagi dengan menyampingkan sifat kemanusiaan saya oki ade putra mengucapkan minal aidin walfaizin mohon maaf lahir dan batin. Selamat idul fitri semua . happy ied Mubarak :)
Semoga pembelajaran yang kita peroleh selama 1 bulan ini dapat kita aplikasikan ke 11 bulan yang akan datang, dan semoga kita bisa menikmati puasa tahun depan. Katanya pak ustad “ramadhan setelah ramadhan”. Jangan dulu bangga telah sukses di bulan ramadhan ini, karena sesungguhnya ramadhan 1 bulan ini hanya sebagai pembelajaran. Ramadhan yang sesungguhnya adalah 11 bulan setelah hari ini, apakah kita mampu menahan nafsu serta menjalankan ibadah dengan intensitas seperti waktu 1 bulan ini. Ramadhan setelah ramadhan.
Oke gua akhiri aja catatan ini dengan sedikit nasehat, dengan rendah hati gua kembali berharap agar setiap perayaan itu harus dipikir dahulu tentang dampak bagi diri sendiri serta orang lain. Jangan memandang hanya di satu sisi. Jika kalian ingin konpoi sebagai perayaan hari raya atau hari kelulusan. Tolonglah melihat dampak dengan dua sisi jangan hanya mementingkan kesenangan kalian saja, tetapi kenyamanan orang lain juga. Oke, oke kan oke kan. Dan akhirnya happy ied Mubarak saudaraku.
“ramadhan setelah ramadhan”

No comments :
Post a Comment