Monday, 12 August 2013

Untuk KP

Dengan muka polos ala anak smp gua dateng ke sekolah sma negeri 1 talngpadang untuk mendaftarkan diri menjadi siswa yang baik. Dengan perjuangan dan keringat yang banyak akhirnya gua dinyatakan resmi diterima di sekolah ini. Resmi menjadi siswa dan ditempatkan dikelas x.1 tidak membuat gua tenang dengan
keadaan kelas asing ini. Walau ada beberapa anak yang sudah gua kenal dengan akrabnya karena waktu smp gua sekelas atau Ada juga beberapa anak yang gua kenal dengan asingnya. Tapi sebagian besar gua gak kenal mereka dengan keanehannya. Pertama masuk gua gak kepikiran ini kelas bakal seaneh ini.

Berlebel kelas unggulan, dengan jumlah cowok 11 dan cewek 21. Kelas gua malah menjadi kelas paling aneh yang pernah gua temuin. Dari posisi kelas yang gak layak untuk disebut kelas unggulan, kebiasaan dan nama yang membuat gua berpikir lebih baik menjadi kelas aneh dari pada kelas unggulan.

Gak tau kenapa posisi kelas berada bukan di pemukiman kelas pada umumnya. Kami terisolir tanpa ada tetangga. Mungkin karena letak kelas seperti ini yang membuat kelas gua menjadi kelas aneh. Kami bebas ketawa dan betingkah sepuasnya karena kelas kami gak punya tetangga. Komposisi laki – laki yang super  aneh dan dilengkapi dengan perempuan yang pro dengan keanehan membuat kelas kami menjadi lebih aneh. Kami saling melengkapi.

Selain letak kelas yang terisolir, kebiasan kelas juga mendukung kelas ini menjadi semakin oke. Gak tau siapa yang mulai, tentang kejadian saat dimana pertemanan diganti oleh cinta. Gua prediksi sih ini akibat dari letak kelas yang terisolir yang menyebabkan kami jarang bertemu orang lain, yang kami lihat hanya manusia itu – itu aja.  Jadi karena terlalu dekat timbulah cinta lokasi. Dengan rincian: 4 pasangan resmi berpacaran dan 2 pasangan tanpa status. Harap dimaklumi karena kelas kami terisolir.

Keanehan yang selanjutnya adalah nama kelas gua. Biar keren kelas gua mencoba untuk mengikuti trend di sekolah dimana kelas itu harus memiliki sebuah nama. Gua sebagai ketua kelas yang gagal waktu itu berembuk dengan kelas mencari nama yang cocok. Dari sepatu (sekumpulan anak sepuluh 1), republic sepuluh 1, X_THE_1, dan natural class kami diskusi nama apa yang cocok untuk kelas ini. Akhirnya dari sekian banyak nama yang keren di putuskan kelas gua memiliki nama k.a.m.p.a.n.g pameli. Gua gak tau siapa yang dapet ide itu, tapi jangan ilfill dulu dengan namanya karena artinya sangat mulia. Pameli (family=keluarga) Kelas Anak Mandiri Paling Aktif N Gokil biar enak disebutnya kami singkat kp. Gua awalnya gak setuju dengan nama itu tapi lagi – lagi sebagai ketua kelas yang gagal gua gak bisa meyakinkan mereka untuk mengubah nama itu jadi kami putusin untuk menghak paten kan kp menjadi nama kelas kami. 
dari banyaknya wahana, tempat ini favorit kami

Dari keanehan yang ada, KP juga super kompak. Dimana aja kumpul gak pernah ngomongin hal yang penting selalu ketawa lepas itu selalu. Gak tau kenapa mereka pinter banget buat banyolan biar perut melintir. Bahkan demi memuaskan dahaga tertawa, setiap bulan kami pasti kumpul walau gak semuanya hadir sih. Pernah waktu itu kumpul dirumah gua, terus kumpul dirumah gua lagi terus kumpul lagi dirumah gua.

Anak KP juga pernah diajak bukber dipesantren dimana untuk pertama kalinya kami dipaksa tidak ketawa, karena bisa mengganggu kegiatan pesantren. Kami juga pernah kepantai demi memuaskan hasrat ketawa. Gua sendiri sih binggung ini kelas gak pernah serius. Dari mulai berangkat sampe pulang ketawa terus.

lihat muka kami, penuh dengan keanehan
Ini Cuma sedikit contoh keanehan kami.

Tapi sayang kp menurut gua hanya tinggal kenangan, gua gak bisa berbuat banyak untuk mempertahankan keutuhan kelas ini. Kelas yang super aneh, kelas yang terisolir, kelas yang dilebelin unggulan, kelas yang selalu ketawa lepas setiap kali berkumpul. Gua kangen mau kumpul bareng anak kp, biar bisa melitir perut dengan candaan – candaan mereka.

Doa gua sih semoga kita gak saling lupa, bisa ngelanjutin kebiasaan kita kumpul dan bisa tetep aneh. Memang pernah ada konflik di kp, tapi layaknya sekolah kita harus melewati ujian untuk naik kelas.
“Jangan liat namanya tapi liat artinya”
KP

No comments :

Post a Comment